Selasa, 29 Maret 2011
Percaya
"PERCAYA"
Emang sebuah kata yang cukup simpel, tapi mempunyai arti yang cukup penting dalam suatu hubungan..
Baik dalam sebuah persahabatan,pertemanan, berpacaran, atau bahkan untuk sekedar berbisnis..
Kadang kala kita suka merasa kepercayaan itu hal yang sepele dalam membangun suatu hubungan..
Padahal justru kepercayaan adalah awal dari segalanya..
Awal dari tumbuhnya rasa sayang..
Awal dari tumbuhnya rasa cinta..
Awal dari tumbuhnya rasa peduli..
Awal dari tumbuhnya rasa saling membantu..
Awal dari tumbuhnya rasa ingin saling memiliki..
Kalo rasa percaya aja belum ada dalam hati saat kita mengenal seseorang, bagaimana kita mau melanjutkan hubungan itu sebagai teman,sahabat,pacar, atau rekan bisnis..
Mungkin diantara kita pernah ada yang trauma karna kepercayaannya di khianati..
Oleh pacar misalnya yang telah menduakan kita, atau sahabat yang telah membongkar rahasia terbesar kita, atau bahkan rekan bisnis kita yang dengan tiba-tiba membatalkan kontrak kerja yang telah dibuat..
Memang susah untuk mengembalikan perasaan kita menjadi sama dengan perasaan sebelum terkhianati..
Tapi apakah kita mau trauma ini malah menjadikan kita semakin sulit mempercayai orang yang berada di sekitar kita?
Ga kan??
Come on guys, don't give up..
Buka mata lebar-lebar dan buka hati selapang mungkin..
Masih banyak orang-orang disekeliling kita yang masih bisa dipercaya..
Dan masih ada juga orang yang mampu mengembalikan perasaan kita seperti dulu lagi..
Ada pepatah yang bilang, "Hidup Itu Pilihan"..
Tinggal tergantung kitanya aja mau pilih yang mana..
Mau membiarkan diri kita hidup sendiri tanpa adanya hubungan dengan orang lain hanya karna kepercayaan kita terhadap orang di masa lalu kita telah terkhianati, atau mau tetap membuka mata dan mengalihkan pandangan kita pada orang lain di sekitar kita..
Ingat,cuma kita yang bisa menentukan pilihan hidup kita..
Ga kebayang, apa jadinya kalo kita masih aja menatap luka yang ada di hati kita..
Yang ada luka itu ga bakal sembuh malah bisa semakin parah..
Ayo pilih..
Kita hanya mau jadi korban atau mau menjadi pejuang?
Kita hanya mau beraksi atau bereaksi?
Sekarang coba deh tanya sama diri sendiri..
Apa sih yang buat kalian masih aja tenggelam dalam rasa sakit?
Apa kalian ga mau nyoba buat muncul ke permukaan dan bilang pada dunia "Heii,lihat aku disini. Aku yang mempunyai hati yang lapang. Dan aku sudah memaafkan kalian yang telah menyakitiku"
Inget, jangan cuma nyesel aja..
Jadikan penyesalan itu sebagai pelajaran agar ga jatuh lagi ke lubang yang sama..
Jangan cuma bilang takut..
Tapi jadikan ketakutan ketakutan itu pegangan agar kita lebih hati-hati..
Coba deh bayangin, udah berapa banyak orang-orang yang mencoba mendekati kita untuk sekedar pendekatan atau mengenal calon rekan bisnis..
Tapi yang ada apa, kita hanya acuh dan sibuk menyesali luka yang udah tergores..
Coba hitung..
Kalo perlu tulis itu semua di kertas..
Biar kita tahu, seberapa banyak orang-orang yang udah kita sia-siain..
Coba gambarkan hati kita dalam kertas itu..
Untuk tahu seberapa seberapa banyak bagian hati kita yang telah terluka..
Liat ruang hati yang belum tergoreskan luka..
Sekarang coba tanya ke diri sendiri, mau dipakai untuk apa sisa bagian hati kita?
Untuk tempat seseorang menaruh luka baru atau mau di jadikan kekuatan untuk bangkit dan bahagia tanpa terus memandang ke belakang?
Seberapa sih besarnya rasa kecewa yang kita punya karna telah dikhianati?
Apa lebih besar dari keinginan kita untuk bahagia?
SEMANGAT!!
^^v
Created By : FNP
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
agus anget.........
amu tmnn ma atuuu jd jago bkin kta2na......
piyu piyu........................
Posting Komentar